Istilah data center makin sering digunakan terkait kebutuhan bidang IT yang saat ini terus meningkat, terutama di industri digital. Di era saat ini, penyimpanan data perusahaan secara besar dan berkala tentu membutuhkan suatu wadah dan server yang dapat menampung berbagai data. Untuk itulah, data center hadir sebagai wadah dan penyimpan berbagai informasi dan data dari berbagai pengguna dan admin.

Pelaku bisnis saat ini lebih memperhitungkan penggunaan pusat data atau data center, dibanding yang dulunya masih banyak menggunakan penyimpanan on-premis. Wajar jika sekarang pusat data semakin memiliki peran penting untuk mendukung kemajuan sebuah organisasi maupun bisnis.

Definisi

Secara umum, data center dapat diartikan sebagai fasilitas pusat data yang dimanfaatkan atau dikelola untuk menyimpan kebutuhan sistem dan komponen-komponen komputer untuk keperluan penyimpanan data (database) dan telekomunikasi.

Data center atau pusat data biasanya sangat berhubungan dengan sistem pendingin, catu daya, sistem keamanan, yang sangat diperhatikan untuk mendukung kinerja dari pusat data yang telah disediakan. Setiap perlengkapan sedetail mungkin sangat dikontrol dan dijaga agar tidak terjadi permasalahan yang timbul di kemudian hari, bahkan sejak merancang konsep desain dan perencanaannya.

Beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam data center di antaranya adalah:

  1. Tata kelola standar di sebuah pusat data harus selalu diterapkan dan diperhatikan.
  2. Pusat data harus ditempatkan pada lokasi yang aman dan strategis sesuai dengan kriteria yang telah disepakati.
  3. Harus mendukung sistem cadangan alat seperti catu daya, pengatur suhu, dan komunikasi data.

Ketiga aspek tersebut harus diperhatikan, baik dari segi material maupun non material, untuk setiap orang atau perusahaan yang ingin menyewa atau membuat sebuah data center agar penggunaan dan perawatannya optimal.

Fungsi

Fungsi terpenting dari sebuah pusat data adalah adanya jaringan komputer serta penyimpanan data. Sebagai tempat penyimpanan data, apabila terdapat gangguan pada pusat data, maka bisnis dapat mengalami gangguan serta hambatan. Itu sebabnya pusat daya juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan data.  Data center dapat menyimpan cadangan data dalam jumlah yang besar, sehingga perusahaan tidak perlu takut dan cemas apabila data hilang atau terhapus. Karena, sudah ada back up data yang akan disimpan pada pusat data.

Salah satu fungsi penting lain yang dimiliki oleh data center adalah sebagai penempatan server untuk website dan database. Di dalam data center sendiri, terdapat ratusan hingga ribuan server yang disusun sedemikian rupa sehingga tertata rapi seperti rak.

Selain itu, pusat data juga memiliki fungsi sebagai principal repositories yang mencakup segala kebutuhan, termasuk kebutuhan dalam infrastruktur seperti subsistem penyimpanan, firewall, server, router, networking switches, dan pemasangan kabel dan rak untuk mengatur peralatan IT yang diperlukan.

Salah satu perusahaan data center Indonesia adalah neuCentrIX. Terletak di lebih dari 13 kota besar di Indonesia, pusat data kami menyediakan kapasitas besar dengan jangkauan luas dan konektivitas tanpa batas.

neuCentrIX adalah pusat data dengan ekosistem carrier neutral data center dan solusi serba ada untuk layanan kolokasi, layanan cloud, dan internet exchange. Data perusahaan Anda disimpan di dalam gedung berkualitas tinggi yang memastikan infrastruktur selalu berada pada tingkat keamanan teratas, baik secara fisik maupun logistik. Dari kolokasi hingga cloud, kami memastikan neuCentrIX memberikan pengalaman terbaik bagi mitra, pelanggan, dan komunitas kami.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.